Jakarta, AipusatID — Pasar saham Indonesia masih bergerak dalam kondisi yang cenderung fluktuatif. Meski sentimen global belum sepenuhnya stabil, sektor energi dan komoditas justru mencuri perhatian para pelaku pasar. CGS International Sekuritas Indonesia pun merilis daftar saham pilihan untuk perdagangan hari ini, Kamis (7/8), dengan fokus utama pada saham-saham yang berpotensi rebound secara teknikal.
Saham-Saham Pilihan Hari Ini: Energi & Komoditas Makin Seksi
🔍 CUAN – Spesial untuk Spec Buy Hunter
Baca juga: IHSG Meroket 3,17% Sepekan, Ini Daftar Saham Paling Berpengaruh dari ASII hingga DCII
Saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) jadi salah satu yang masuk radar utama. Rekomendasi: speculative buy, dengan perhatian pada support kuat di level 1.495.
Jika harga tetap bertahan di atas level tersebut, maka target penguatan menuju 1.565–1.600 sangat mungkin tercapai. Tapi, jika justru turun dan menembus 1.460, investor disarankan melakukan evaluasi ulang posisi.

🟫 MDKA – Potensi Konsolidasi Berbuah Cuannya
Baca juga: Prediksi IHSG Senin 28 Juli 2025: Waspadai Koreksi, Ini Rekomendasi Saham Pilihan Analis
Dari sektor logam dasar, PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) menunjukkan sinyal menarik meski masih dalam fase konsolidasi.
Support kuat berada di 2.350, dengan batas risiko di 2.300. Jika volume beli kembali menguat, saham ini berpotensi naik ke 2.450 hingga 2.500 dalam waktu dekat.
🟡 ANTM – Kembali Bersinar Usai Koreksi
Saham legendaris mineral, PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM), kembali menunjukkan taji. Selama tidak jebol di bawah 3.010, potensi menuju 3.150–3.220 sangat terbuka.
Meski sektor nikel masih berfluktuasi, pergerakan teknikal ANTM mulai mendapat dorongan beli yang stabil.
📶 ISAT – Sektor Telekom Masih Menjanjikan
PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk. (ISAT) juga tak luput dari rekomendasi. Saham ini cocok untuk investor yang mencari sektor defensif.
Level support saat ini berada di 2.230, dengan peluang rebound ke kisaran 2.330–2.380. Tapi bila harga menyentuh di bawah 2.180, peluang naik perlu ditinjau kembali.
Baca juga: Daftar Saham yang Didepak dari BEI 2025, Apa Saja Risikonya untuk Pemegang Saham?
🔋 INCO – Katalis Positif dari Kendaraan Listrik
Tambang nikel milik PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) ikut menjadi sorotan.
Support kuat di 3.810 dan batas risiko di 3.730, membuka peluang kenaikan menuju 3.970–4.050.
Momentum ini didorong oleh potensi lonjakan permintaan bahan baku kendaraan listrik global.
🔥 PGAS – Saham Gas BUMN Masih Punya Tenaga
PGAS alias PT Perusahaan Gas Negara Tbk., masuk daftar saham pilihan dengan peluang menarik.
Selama mampu bertahan di atas 1.655, dan tidak menembus support 1.620, maka saham ini berpeluang naik menuju 1.725–1.760.
Katalisnya berasal dari proyeksi permintaan dalam negeri dan stabilnya harga energi dunia.
Strategi CGS: Main Aman tapi Tetap Cuan
CGS Sekuritas memilih pendekatan yang selektif dan berhati-hati, namun tetap membuka peluang untuk profit. Fokus mereka tertuju pada saham-saham dengan sinyal teknikal kuat, sambil tetap memperhatikan batas risiko yang ketat.
Bagi investor, penting untuk tetap disiplin dalam pengelolaan risiko, mengikuti level-level teknikal yang sudah direkomendasikan, dan terus mencermati arah pasar serta sentimen makro yang bisa mengubah arah pergerakan dalam jangka pendek.